Jam Komandan dan Paparan Program Kerja Penghapusan Barang Milik Negara dan Analisa Beban Kerja Pegawai Oleh Pegawai Pengadilan Militer I-01 Banda Aceh

Senin, 13 Juli 2020 kadilmil I-01 Banda Aceh Letnan Kolonel Agus Husin, S.H.,M.H. membuka rapat di ruang rapat Pengadilan Militer I-01 Aceh dalam rangka mendengar paparan kerja Tim penghapusan barang milik negara dan analisa beban kerja pegawai yang dihadiri oleh para Hakim Militer, Sekretaris, Panitera, Para Kasubbag dan para ASN.

Peltu Munsen Bona Pakpahan,S.H. sebagai ketua tim penghapusan barang milik negara melaporkan kepada kadilmil I-01 tentang progres kerja tim penghapusan barang milik negara, Peltu Munsen Bona Pakpahan menyampaikan bahwa proses penghapusan barang milik negara berjalan dengan baik dan tidak ada kendala yang berarti, hanya saja menunggu SK Penetapan Panitia Penghapusan dari Dilmilti I Medan.


Kemudian paparan di lanjutnya oleh ASN Gol III/b Saefoeddin Mukhri, Dalam paparannya kepada Kadilmil I-01 Banda Aceh, Asn Goll/b Saefoeddin Mukhri menyampaikan tentang alur atau proses lelang Barang milik Negara berdasarkan Sop Pelelangan Barang Milik Negara barang-barang runtukan kantor, dari paparan yang disampaikan diketahui lamanya proses penghapusan barang milik negara memakan waktu selama 1 tahun 5 bulan 5 hari.

Terakhir, ASN Gol III/a Supriyadi Koto,S.E, Dalam paparanya kepada Kepala Pengadilan Militer I-01 Banda Aceh, ASN Gol III/a Supriadi Koto,S.E, menyampaikan tentang kekosongan jabatan struktural pada Kasubbag IT, Umum dan Pelaporan, Kekosongan jabatan struktural pada Kasubbag IT yang harus di koordinir oleh ASN Gol II/C Ardy Imam Prajoko,A.Md. selain menjabat sebagai Pengelola sistem dan jaringan juga merangkap sebagai PLT Kasubbag IT dan Pelaporan, hal ini mengakibatkan beban kerja berlebih sehingga kenirja pegawai tidak dapat berjalan dengan dengan maksimal. , ASN Gol III/a Supriadi Koto,S.E, juga melaporakan kepada kadilmil bahwa kinerja Kasubbag Umum dan Keuangan tidak sesuai dengan jobdescription yang telah ditetapkan, hal ini dikarenakan kondisi fisik yang tidak mendukung (sakit).


Di akhir sambutannya Kadilmil I-01 Banda Aceh berharap, Perma  7,8,9 tahun 2016 yang sudah dilaksanakan tetap dipedomani dan bersiap menjadi satuan yang WBK, dengan terus bekerja dan berinovasi